welcome

Jumat, 20 Januari 2012

Cara Beternak Tikus Jepang (mencit)



Tikus yang mungkin baru anda dengar,atau mungkin teman anda dengar!
ya,! memang katanya tikus ini dari jepang,warnanya bagus,lucu,juga jinak!
Perawatannya juga sangat mudah. Hanya dibutuhkan ketelatenan dan keuletan. Selain harus memberi makan setiap hari, juga harus membersihkan tempat tikus berupa sekam kayu bekas penggergajian

Untuk mengawinkannya, Saya memasukkan satu ekor tikus jantan dan minimal tiga ekor tikus betina. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat perkawinan dan perkembangbiakan tikus.

Harga satu ekor tikus mulai Tiga Ribu Lima Ratus Rupiah hingga Lima Ribu Rupiah, tergantung besar kecilnya tikus. Pesanan datang dari luar kota seperti Semarang, Yogjakarta dan berbagai kota besar lainnya yang terus berdatangan. Selain untuk dijual, tikus-tikus ini di gunakan untuk makan ular dan kadal piaraan.

Sekali melahirkan, biasanya tikus mampu beranak sebanyak 7 ekor. Hasil peternakan tikus milik Agus justru mampu beranak hingga 15 ekor. Begitu lahir, tikus jantan harus dipisahkan dari anak-anaknya. Jika tidak, anaknya bisa dimakan. Anak tikus di biarkan tumbuh besar bersama induk betinanya hingga mandiri.

Kendala dari peternakan tikus adalah mencari bahan jagung sebagai menu makan tikus karena harganya yang fluktuatif. Beternak tikus menjadi salah satu usaha yang tidak membutuhkan banyak tempat, jadi sangat cocok bagi anda yang tinggal di perkotaan. Tertarik mencoba usaha baru ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar